Perubahan Perilaku Konsumen di 2020

blog-perubahan-perilaku-konsumen-indoliterasi

Perubahan Perilaku Konsumen

Migrasi OFFLINE ke ONLINE

Saya baru saja membaca sebuah artikel di web Forbes tentang perubahan perilaku konsumen sejak munculnya Corona. Intinya, perang dan pandemi menggeser sekaligus mengubah arah sejarah. Mulai dari Black Death yang memusnahkan separoh populasi Eropa pada abad ke-14, hingga zaman Renaissance dan berakhir pada Spanish Flu yang menewaskan 50 juta penduduk dunia antara tahun 1918 hingga 1919.

Bagaimana dengan Corona saat ini?

Fakta memperlihatkan bahwa belanja daring (online shopping) menunjukkan perubahan yang sangat cepat, bisa dikatakan mengalami lompatan sangat tajam. Data menunjukkan bahwa Amazon mengalami kenaikan hingga 40% net sales pada kwartal kedua dibanding periode yang sama tahun lalu. Bahkan Shopify naik tajam hingga 97% menjadi $714,3 juta. Sementara itu dilaporkan tidak kurang dari 25.000 toko retail tutup tahun ini di Amerika dan lebih dari 24.000 pekerjaan hilang di bidang retail di Inggris.

Artinya, terjadi perubahan perilaku, yang dikatakan Forbes sebagai sangat mencengangkan karena biasanya butuh waktu hingga 10 tahun dalam satu perubahan besar, tetapi Corona telah mempercepat perubahan itu. Hanya butuh beberapa bulan saja bagi Corona untuk mengubah perilaku konsumen. Kebiasaan orang dari belanja offline ke online sudah sangat masif. Dunia juga sudah ikut berubah sehingga para pelaku bisnis (dan bisnis buku tentunya!) sudah harus mengantisipasi perubahan radikal ini.

Akhirnya kita harus menuliskan kembali apa yang dikatakan Charles Darwin (dan ini seringkali salah kutip): “Bukanlah makhluk terkuat atau tercerdas yang mampu bertahan hidup, melainkan makhluk yang mampu beradaptasi dengan perubahan lah yang mampu melanjutkan hidup.”

Dan salah satu syarat agar brand/merk/produk mampu bertahan, menurut Forbes, adalah dengan langsung berinteraksi dengan konsumen, bersifat jujur, terbuka, dan dapat dipercaya.

Nah!

©RibutWahyudi

Sumber gambar: Technology vector created by freepik – www.freepik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *